detikcom - Manchester, Edwin
Van der Sar telah memutuskan
untuk menggantung sarung
tangannya pada akhir musim ini.
Sir Alex Ferguson pun
memberikan testimoni khusus
untuk penjaga gawang berusia
40 tahun itu.
Keinginan Van der Sar untuk
pensiun sebenarnya sudah
diapungkan musim lalu. Tapi
Fergie memintanya untuk
bertahan karena masih
membutuhkan tenaganya. Baru
pada Desember silam manajer
asal Skotlandia itu merelakan
Van der Sar untuk pensiun.
Eks kiper Ajax Amsterdam dan
Juventus itu mengatakan,
keinginannya untuk pensiun
dikarenakan dirinya ingin lebih
banyak menghabiskan waktu
untuk keluarga, kendati di
usianya yang sudah berkepala
empat ia merasa masih fit.
"Ini saatnya untuk mengalihkan
seluruh perhatian kepada
keluargaku. Umurku memang
sudah 40 tahun namun aku
masih merasa fit," tegas Van der
Sar.
Fergie pun memberikan
testimoni khusus. Baginya, Van
der Sar adalah sosok kiper
fantastis yang keberadaannya
sulit untuk dicari penggantinya.
"Fantastis, dia adalah orang
hebat, kiper profesional, ia juga
punya karir yang menakjubkan,"
ucapnya kepada Sky Sports.
"Dia adalah contoh untuk semua
orang yang ingin menjadi
penjaga gawang. Edwin melalui
hidup tanpa macam-macam, ia
tak pernah berubah, dia punya
sifat konsisten yang dimilikinya
secara alami."
"Dia tak tergantikan," tukas
Fergie.
Selama karirnya, Van der Sar
sudah banyak meraih gelar
bersama klub yang dibelanya. Ia
pernah mendapatkan medali
juara Liga Belanda sebanyak
empat kali bersama Ajax dan
tiga gelar juara Premier League
bersama Manchester United.
Ia juga pernah dua kali
menjuarai Liga Champions, satu
bersama Ajax dan satu bersama
United. Gelar Eropa lainnya
adalah Piala UEFA dan Piala Super
Eropa bersama Ajax.
Kamis, 27 Januari 2011
SEJARAH MANCHESTER UNITED
Didirikan pada tahun 1878 oleh
sekumpulan pekerja rel kereta
api di Manchester dengan nama
Newton Heath (Lancashire &
Yorkshire Railway ) disingkat
Newton Heath (L&YR) . Newton
Heath (Lancashire & Yorkshire
Railway) kemudian dikenal
dengan nama Newton Heath
dengan julukan "The Heathens".
Pada tahun 1885 Newton Heath
menjadi sebuah klub profesional
dan diakui oleh Football Alliance
pada tahun 1889, setelah
sebelumnya ditolak oleh Football
League. Tapi akhirnya pada
tahun 1892 Football League
mengakui Newton Heath.
Partai pertama The Heathens di
kompetisi liga adalah saat kalah
3-4 melawan Blackburn Rovers.
Pemain pertama yang mencetak
gol bagi The Heathens adalah
Robert Donaldson yang berasal
dari Skotlandia. Sedangkan
partai kandang pertama adalah
saat melawan Burnley dengan
skor akhir 1-1. Pada musim
pertamanya The Heathens hanya
mampu menempati posisi juru
kunci liga yaitu peringkat ke-16
dengan hanya meraih 18 angka
dan kebobolan 85 gol. The
Heathens kemudian melakukan
partai play-off promosi/
degradasi melawan Stoke City.
Akhirnya Play off ini
dimenangkan The Heathens
dengan aggregat 6-3 (partai
pertama 1-1 dan partai reply
5-2).
Pada tahun 1902 The Heathens
dinyatakan bangkrut tapi
kemudian diselamatkan oleh J.H.
Davies yang membayar semua
utang klub. Davies kemudian
mengganti nama klub menjadi
Manchester United , Davies juga
mengganti warna kostum tim
dari kuning emas dan hijau
(model Blackburn
Rovers) menjadi merah dan
putih (seperti sekarang). Man.
United memenangkan tropy liga
pertama kalinya pada tahun
1908. Dengan dukungan
keuangan dari Davies, Man.
United kemudian pindah ke
stadion baru Old Trafford pada
tahun 1909. Sebelumnya mereka
bermain di sebuah lapangan
kecil di North Road/Monsall Road
Newton Heath.
Antara Perang Dunia I dan
Perang Dunia II Man. United
berjuang untuk tetap exist.
Era Sir Matt Busby
(1945-1969)
Matt Busby ditunjuk sebagai
manajer pada tahun 1945
dengan mengombinasikan
antara sistem kepelatihan dan
sistem manajerial/administrasi.
Dan ia pun sukses. Man. United
berhasil menduduki posisi
runner up pada tahun 1947 dan
setahun kemudian (1948)
meraih Piala FA.
Kebijaksanaan yang menjadi
kunci sukses Matt Busby adalah
dengan menurunkan banyak
pemain muda. Pada saat menjadi
juara liga tahun 1956, usia rata-
rata pemain MU adalah 22 tahun.
Musim berikutnya klub berhasil
mempertahankan mahkota juara
dan menjadi runner up Piala FA
setelah dikalahkan Aston Villa.
MU menjadi klub Inggris pertama
yang berkompetisi di ajang
kejuaraan antar klub Eropa
(nantinya dikenal dengan nama
Piala Champion dan Liga
Champions). Pada
keikutsertaannya yang pertama
MU berhasil maju sampai ke
semifinal.
Tragedi besar mengiringi
perjalanan United di tahun 1958
ketika pesawat yang membawa
pulang tim setelah bermain di
ajang Piala Champions melawan
Red Star Beograd jatuh
beberapa saat setelah take-off
di bandara Munich. Tragedi ini
terjadi pada tanggal 6 Februari
1958. Di antara korban tewas
terdapat young gun United dan
timnas Inggris Duncan Edwards
dan juga kapten United Roger
Byrne. Bobby Charlton, Harry
Gregg dan Matt Busby adalah
beberapa anggota tim yang
berhasil selamat dari musibah
tersebut.
Jimmy Murphy kemudian
ditunjuk untuk mengambil alih
posisi manajer tim sembari
menunggu Matt Busby sembuh.
Klub tetap melanjutkan
kompetisi dengan beberapa
pemain pengganti.
Hebatnya..walaupun hanya
diperkuat oleh pemain-pemain
pengganti (pemain-pemain
utama tewas dan belum
sembuh) mereka berhasil
mencapai final Piala FA
walaupun harus mengakui
keunggulan Bolton Wanderers.
Pada awal tahun 1960-an Busby
kembali membangun timnya, ia
merekrut Denis Law dan Pat
Crerand. Bersama-sama dengan
Bobby Charlton, Noby Styles,
Brian Kidd dan George Best,
United yang baru dibangun
menjuarai Piala FA tahun
1963, lalu Liga Inggris tahun
1965 dan 1967 serta Piala
Champions tahun 1968.
Busby penisun sebagai manajer
pada tahun 1969 dan digantikan
oleh pelatih tim cadangan yang
juga mantan pemain United Wilf
McGuinness.
sekumpulan pekerja rel kereta
api di Manchester dengan nama
Newton Heath (Lancashire &
Yorkshire Railway ) disingkat
Newton Heath (L&YR) . Newton
Heath (Lancashire & Yorkshire
Railway) kemudian dikenal
dengan nama Newton Heath
dengan julukan "The Heathens".
Pada tahun 1885 Newton Heath
menjadi sebuah klub profesional
dan diakui oleh Football Alliance
pada tahun 1889, setelah
sebelumnya ditolak oleh Football
League. Tapi akhirnya pada
tahun 1892 Football League
mengakui Newton Heath.
Partai pertama The Heathens di
kompetisi liga adalah saat kalah
3-4 melawan Blackburn Rovers.
Pemain pertama yang mencetak
gol bagi The Heathens adalah
Robert Donaldson yang berasal
dari Skotlandia. Sedangkan
partai kandang pertama adalah
saat melawan Burnley dengan
skor akhir 1-1. Pada musim
pertamanya The Heathens hanya
mampu menempati posisi juru
kunci liga yaitu peringkat ke-16
dengan hanya meraih 18 angka
dan kebobolan 85 gol. The
Heathens kemudian melakukan
partai play-off promosi/
degradasi melawan Stoke City.
Akhirnya Play off ini
dimenangkan The Heathens
dengan aggregat 6-3 (partai
pertama 1-1 dan partai reply
5-2).
Pada tahun 1902 The Heathens
dinyatakan bangkrut tapi
kemudian diselamatkan oleh J.H.
Davies yang membayar semua
utang klub. Davies kemudian
mengganti nama klub menjadi
Manchester United , Davies juga
mengganti warna kostum tim
dari kuning emas dan hijau
(model Blackburn
Rovers) menjadi merah dan
putih (seperti sekarang). Man.
United memenangkan tropy liga
pertama kalinya pada tahun
1908. Dengan dukungan
keuangan dari Davies, Man.
United kemudian pindah ke
stadion baru Old Trafford pada
tahun 1909. Sebelumnya mereka
bermain di sebuah lapangan
kecil di North Road/Monsall Road
Newton Heath.
Antara Perang Dunia I dan
Perang Dunia II Man. United
berjuang untuk tetap exist.
Era Sir Matt Busby
(1945-1969)
Matt Busby ditunjuk sebagai
manajer pada tahun 1945
dengan mengombinasikan
antara sistem kepelatihan dan
sistem manajerial/administrasi.
Dan ia pun sukses. Man. United
berhasil menduduki posisi
runner up pada tahun 1947 dan
setahun kemudian (1948)
meraih Piala FA.
Kebijaksanaan yang menjadi
kunci sukses Matt Busby adalah
dengan menurunkan banyak
pemain muda. Pada saat menjadi
juara liga tahun 1956, usia rata-
rata pemain MU adalah 22 tahun.
Musim berikutnya klub berhasil
mempertahankan mahkota juara
dan menjadi runner up Piala FA
setelah dikalahkan Aston Villa.
MU menjadi klub Inggris pertama
yang berkompetisi di ajang
kejuaraan antar klub Eropa
(nantinya dikenal dengan nama
Piala Champion dan Liga
Champions). Pada
keikutsertaannya yang pertama
MU berhasil maju sampai ke
semifinal.
Tragedi besar mengiringi
perjalanan United di tahun 1958
ketika pesawat yang membawa
pulang tim setelah bermain di
ajang Piala Champions melawan
Red Star Beograd jatuh
beberapa saat setelah take-off
di bandara Munich. Tragedi ini
terjadi pada tanggal 6 Februari
1958. Di antara korban tewas
terdapat young gun United dan
timnas Inggris Duncan Edwards
dan juga kapten United Roger
Byrne. Bobby Charlton, Harry
Gregg dan Matt Busby adalah
beberapa anggota tim yang
berhasil selamat dari musibah
tersebut.
Jimmy Murphy kemudian
ditunjuk untuk mengambil alih
posisi manajer tim sembari
menunggu Matt Busby sembuh.
Klub tetap melanjutkan
kompetisi dengan beberapa
pemain pengganti.
Hebatnya..walaupun hanya
diperkuat oleh pemain-pemain
pengganti (pemain-pemain
utama tewas dan belum
sembuh) mereka berhasil
mencapai final Piala FA
walaupun harus mengakui
keunggulan Bolton Wanderers.
Pada awal tahun 1960-an Busby
kembali membangun timnya, ia
merekrut Denis Law dan Pat
Crerand. Bersama-sama dengan
Bobby Charlton, Noby Styles,
Brian Kidd dan George Best,
United yang baru dibangun
menjuarai Piala FA tahun
1963, lalu Liga Inggris tahun
1965 dan 1967 serta Piala
Champions tahun 1968.
Busby penisun sebagai manajer
pada tahun 1969 dan digantikan
oleh pelatih tim cadangan yang
juga mantan pemain United Wilf
McGuinness.
Langganan:
Postingan (Atom)